Perusahaan pembuat komponen Broadcom disebut tertarik mengakuisisi Qualcomm, salah satu pemain besar di industri semikonduktor
Broadcom kabarnya siap menggelontorkan uang lebih dari USD 100 miliar atau sekitar Rp 1.353 triliun untuk akuisisi tersebut. Jika hal ini benar terjadi, maka ini adalah salah satu akuisisi perusahaan pembuat chip terbesar dalam sejarah.
Dengan nilai USD 100 miliar, artinya Broadcom akan membayar saham Qualcomm senilai USD 70 perlembarnya. Dan meski baru rumor, saham Qualcomm sudah naik sebesar 14% sejak rumor akuisisi ini pertama berhembus, yang merupakan kenaikan saham Qualcomm terbesar selama satu dekade ke belakang. Dikarenakan Qualcomm mendominasi pasaran prosesor mobile Android dengan lini prosesor Snapdragon buatannya, terutama di segmen high-end.
Broadcom saat ini tengah berdiskusi soal perjanjian potensial dan penawaran USD 70 perlembar sahamnya akan berbentuk uang dan saham. Broadcom disebut akan memberikan penawaran resminya dalam beberapa hari ke depan.
Karena Broadcom saat ini belum memberikan penawaran resmi, Qualcomm pun belum memberikan tanggapan sama sekali soal rumor ini. Namun jika akuisisi ini benar terjadi, kemungkinan masalah hukum antara Qualcomm dan Apple bisa cepat diselesaikan.