Sepertinya Google tidak pernah beruntung dengan berbagai strateginya khususnya pada produk Hangouts
Ditengah maraknya aplikasi chat dan pesan instan, Google kalah saing pada aplikasi pesan teks, suara, dan video Hangouts terbukti kalah populer ketimbang aplikasi lainya seperti WhatsApp, Line, BBM, Facebook Messanger, dan Face Time.
Google mencoba menerapkan strategi baru dengan merilis dua asplikasi berbeda untuk panggilan suara dan video, yakni Google Allo dan Duo, tetapi kedua aplikasi pun belum bisa bersaing di pasar dan kurang signifikan.
Dalam Strategi jangka panjang, Google pun berencana memfokuskan Hangouts sebagai aplikasi kolaborasi dan video conference untuk segmen bisnis dan korporat, layaknya Slack dan Skype. Berdasarkan rencana tersebut, Google akan menutup akses Hangouts API dari para pengembang mulai tanggal 25 April 2017.
Sumber : Click