Samsung akan Dirikan Pusat R&D AI untuk Divisi Mobile dan Elektronik
Samsung Electronics akan mendirikan pusat penelitian kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dan memperkuat peran eksekutif Samsung dalam mencari bisnis baru untuk tiga grup bisnis besarnya.
Pusat AI itu akan menjadi pusat penelitian gabungan untuk divisi mobile dan elektronik konsumen, dua dari tiga bisnis utama Samsung. Sayangnya, perusahaan asal Korea Selatan itu tidak menyebutkan dimana letak pusat riset tersebut.
Raksasa teknologi ini juga memberdayakan Samsung Strategy and Innovation Center (SSIC) yang berbasis Silicon Valley dengan memisahkannya dari divisi Device Solutions (DS) yang bertanggung jawab atas semikonduktor dan membuatnya menjadi organisasi independen. Selain mengelola kesepakatan merger dan akuisisi, sekarang juga akan memimpin pengembangan bisnis.
Samsung Research sendiri merupakan unit baru yang lahir dari konsolidasi dua pusat pengembangan software yang sebelumnya terpisah: Digital Media & Communications (DMC) R&D Center dan Software Center. Cho Seung-hwan, wakil presiden eksekutif dan mantan wakil kepala Samsung Software Center, telah diangkat untuk memimpin Samsung Research. Sedangkan Lee Geun-bae, mantan kepala AI di Samsung Software Center, akan memimpin Samsung Research AI. Sohn juga bertanggung jawab atas Samsung Strategy and Innovation Center (SSIC) yang bermarkas di San Jose dan San